Prabumulih klikdata.id – Di tengah tantangan menjaga ketahanan energi nasional, secercah kabar baik datang dari perut bumi Sumatera Selatan. Pertamina EP Prabumulih Field kembali membuktikan bahwa lapangan migas yang telah lama berproduksi masih menyimpan potensi besar. Melalui pengeboran sumur infill LBK-031, perusahaan berhasil menemukan tambahan potensi produksi minyak mencapai 2.068 barel per hari (BOPD).
Keberhasilan ini bukan sekadar angka. Di baliknya, ada proses pengeboran selama 52 hari, pemanfaatan teknologi pemetaan bawah permukaan beresolusi tinggi, hingga kerja tim yang mengutamakan keselamatan tanpa satu pun insiden kerja.
Sumur LBK-031 yang berada di Struktur Lembak, Kabupaten Muara Enim, menjadi sumur infill pengembangan kelima yang berhasil dibor setelah penemuan sumur interfield LKT-01. Saat uji alir awal, sumur tersebut juga menghasilkan potensi gas sebesar 2,68 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) yang mengalir secara alami.
General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lapangan migas berusia tua masih mampu memberikan kontribusi besar jika dikelola dengan inovasi dan teknologi yang tepat.
“Keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 membuktikan bahwa lapangan mature masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui inovasi, teknologi, dan optimalisasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kunci keberhasilan pengeboran ini terletak pada penerapan High Resolution Stratigraphic Mapping, teknologi yang memungkinkan tim memetakan lapisan batuan bawah permukaan secara lebih rinci sehingga target pengeboran dapat ditentukan dengan lebih presisi.
Capaian tersebut melanjutkan tren positif Pertamina EP Prabumulih Field. Sebelumnya, sumur infill LBK-030 juga mencatat potensi produksi awal sebesar 3.073 BOPD, memperkuat optimisme perusahaan dalam mengejar target produksi migas tahun 2026.
Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menegaskan berbagai strategi akan terus dijalankan, mulai dari optimasi sumur, well service terjadwal hingga pemantauan performa produksi agar laju penurunan produksi alamiah dapat ditekan.
Dengan tambahan produksi dari Sumur LBK-031 dan rencana pengeboran sumur berikutnya, Pertamina EP Prabumulih Field optimistis mampu menjaga kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional, sekaligus membuktikan bahwa inovasi menjadi kunci menghidupkan kembali potensi lapangan migas yang telah lama beroperasi.#Pbm01












