Prabumulih klikdata.id – Seorang pasien lanjut usia ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di kamar mandi ruang perawatan RS AR Bunda Kota Prabumulih, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban diketahui bernama Marsidi (62), seorang petani/pekebun yang berdomisili di Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur. Saat kejadian, korban tengah menjalani perawatan pasca operasi di Ruang Ibnu Sina, Kelas III, Kamar I.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh anak korban, Yadi Hartono (41), yang saat itu menjaga ayahnya di ruang rawat. Ia terbangun dan mendapati korban tidak berada di tempat tidur. Setelah melakukan pencarian, Yadi menemukan pintu kamar mandi dalam kondisi terkunci dari dalam.
Mengetahui kejadian tersebut, Yadi segera memanggil perawat yang bertugas, Lisdianti (33). Namun karena kondisi korban, pihak perawat kemudian menghubungi petugas keamanan rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum akhirnya pihak kepolisian turut dihubungi.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan sehelai kain batik berwarna coklat di dalam kamar mandi. Petugas medis juga menemukan adanya luka jeratan di leher serta tanda-tanda lain yang menguatkan dugaan gantung diri.
Diduga kuat korban nekat mengakhiri hidup akibat depresi yang dialaminya terkait kondisi kesehatan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya pernah menjalani operasi serupa sekitar tiga tahun lalu
Sementara itu, pihak rumah sakit AR Bunda Prabumulih, Martini, kepada sejumlah wartawan mengatakan jika korban dirawat di kelas tiga ibnu Sina dengan dengan keluhan sakit di bagian perut dan telah menjalani operasi pada hari kami, (24/4).
Lanjutnya, direncanakan korban pada hari ini dijadwalkan bisa pulang kerumah setelah menjalani perawatan selama lima hari.
“korban direncanakan hari ini pulang kerumah setelah menjalani perawatan di RS AR Bunda. Namun, terkait penyebab korban bunuh diri silahkan konfirmasi ke Pihak Kepolisian.” Jelas Martini.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.#Pbm01













