Klikdata.id Musi Banyu Asin – Sumur minyak mentah ilegal (ilegal drilling) di Musi banyuasin, Sumatera selatan, kembali meledak. Kali ini terjadi di Desa keluang. Minggu 15/6/ sekira jam 23.00 yang berada di lahan PT HINDOLI tower api.
Kobaran api dengan cepat merembet hingga puluhan meter sehingga meresahkan warga. Aktivitas para pelaku sumur bor dan penyulingan minyak ilegal drilling refinery di wilayah hukum Polsek keluang di lahan PT HINDOLI sendiri telah berulang kali terjadi.
Menurut Adi, saat ini korban yang merupakan keluarga nya tengah dirawat di RSUD Bayung Lincir, karena mengalami luka bakar cukup parah.
“Iya korban bekerja tambang minyak ilegal di Hindoli. Korban belum bisa diajak berkumunikasi karena mengalami luka bakar cukup serius”. Terang Adi.
Dari informasi yang didapat, Sebelumnya percikan api terjadi disekitar tower area pengeboran hingga menyebabkan kobaran api yang membumbung tinggi dan menyebar sekitar sumur.
Diketahui seorang pekerja harus dilarikan ke RSUD Bayung lencir untuk mendapat perawatan tim medis dengan mengalami luka bakar serius sekujur tubuh.
Aktivitas Sumur bor minyak mentah ilegal driling dan penyulingan ini dikerjakan secara rutin siang dan malam. Namun, tak menuntut kemungkinan pelaku sumur ilegal di Hindoli, bukan hanya warga ada dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum yang ikut bermain dalam ekplorasi minyak ilegal di wilayah keluang.
Hingga kini belum diketahui penyebab pasti ledakan sumur tersebut. Saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari tahu pemilik sumur yang meledak.
Kapolsek keluang AKP Alvin siahaan, saat dikonfirmasi melalui via whatsaap belum ada jawaban.
Aktivitas parah penambang sumur minyak ilegal yang ada di HGU PT hindoli ini beroperasi tanpa kontrak kerjasama ataupun izin resmi sehingga menentang peraturan Permen ESDM dan UU migas.Mb01













