JAKARTA klikdata.id – Penggunaan vape di Indonesia menjadi perhatian pemerintah. Kepala BRIN Arif Satria mengungkapkan, jumlah pengguna vape di Indonesia disebut telah mencapai lebih dari 4 juta orang.
Perhatian tersebut menyusul hasil pengujian terhadap sampel pengguna vape yang menemukan sejumlah gangguan kesehatan, di antaranya gangguan insulin, diabetes, masalah pada pankreas hingga gangguan paru-paru.
Arif menegaskan, temuan tersebut merupakan hasil pengujian terhadap sampel pengguna vape. Dengan demikian, hasil itu menunjukkan adanya gangguan kesehatan pada sampel yang diuji dan belum secara otomatis membuktikan bahwa seluruh gangguan tersebut disebabkan oleh penggunaan vape.
“Dari sampel yang kami uji, ditemukan adanya gangguan insulin, diabetes, masalah pada pankreas hingga gangguan paru-paru,” kata Arif.
Ia menyebut temuan terkait diabetes dan gangguan paru-paru pada sampel pengguna vape menjadi perhatian pemerintah di tengah jumlah pengguna yang terus menjadi sorotan.
Selain aspek kesehatan, Arif juga mengingatkan adanya potensi vape disalahgunakan sebagai celah untuk peredaran narkoba.
“Vape juga berpotensi menjadi celah penyalahgunaan untuk peredaran narkoba,” ujarnya.
Temuan pengujian tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam melihat penggunaan vape di Indonesia, baik dari aspek kesehatan maupun potensi penyalahgunaannya.#Jkt01














