Prabumulih – PT Pertamina EP (PEP) Adera Field mencatat produksi minyak tertinggi sejak dikelola Pertamina pada 1983, yakni mencapai 5.214 barel per hari (BOPD). Capaian ini didorong optimalisasi produksi di Struktur Benuang.
Puncak produksi tersebut dicapai pada September 2025. Hingga 30 November 2025, produksi gas PEP Adera Field juga mencapai 19,15 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) atau 233 persen dari target RKAP 2025.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan peningkatan produksi merupakan hasil keberhasilan pengeboran di Cluster Benuang serta penerapan teknologi dan inovasi operasi.
“Strategi peningkatan produksi Adera terletak pada keberhasilan pengeboran di Cluster Benuang yang beberapa waktu lalu, di September 2025, peak produksi di 5.214 BOPD,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.
Struktur Benuang yang telah berproduksi sejak 1941 kembali menunjukkan peningkatan kinerja melalui penerapan metode batch drilling onshore, Sectorization Zoning Model (SZM), dan teknologi Velocity String.
Menjelang akhir 2025, empat sumur baru dijadwalkan onstream dan berpotensi menambah produksi minyak 388 BOPD serta gas 1,8 MMSCFD.
PEP Adera Field menegaskan peningkatan produksi migas dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE).#Pbm01













