https://www.klikdata.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0066-3.jpg

Efisiensi Jadi Kunci, Rig PDSI #25.2 Tuntaskan Pengeboran Lebih Cepat dengan Produksi 777 BOPD

Jakarta klikdata.id – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menunjukkan kinerja positif di sektor jasa pengeboran migas. Melalui Rig PDSI #25.2/LTO750-M, perusahaan berhasil menyelesaikan pengeboran Sumur KRG-042 milik PT Pertamina EP Asset 2 (Pertamina Hulu Rokan Zona 4) lebih cepat dari target, sekaligus mencatat hasil uji produksi awal sebesar 777 barel minyak per hari (BOPD).

Pengeboran sumur yang berada di Struktur Karangan, Field Limau, sekitar 20 kilometer di tenggara Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, berhasil diselesaikan dalam 25 hari, atau tiga hari lebih cepat dibanding target yang ditetapkan selama 28 hari. Rig PDSI #25.2 melakukan pengeboran directional drilling hingga kedalaman akhir 1.697 meter measured depth (mMD) atau 1.624,96 meter true vertical depth (mTVD).

Selain mencatat percepatan waktu, proyek ini juga membukukan efisiensi biaya. Realisasi pengeluaran tercatat sekitar US$3,18 juta, atau hanya 76,15 persen dari nilai Authorization for Expenditure (AFE) yang telah ditetapkan. Seluruh proses pengeboran pun berhasil diselesaikan dengan capaian zero accident, menegaskan komitmen perusahaan terhadap penerapan standar keselamatan kerja.

Uji produksi dilakukan pada 16 Juli 2026 menggunakan Electric Submersible Pump (ESP). Minyak diproduksikan dari lapisan TAF-E1 pada interval 1.481–1.482 meter measured depth (mMD), yang memiliki tekanan reservoir masih sangat baik sehingga dinilai memiliki prospek positif terhadap keberlanjutan produksi.

Vice President Rig Services Operation Pertamina Drilling, Komedi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh tim dalam mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, dan kualitas pekerjaan.

“Keberhasilan pengeboran Sumur KRG-042 menggunakan Rig PDSI #25.2/LTO750-M menjadi bukti komitmen Pertamina Drilling dalam menghadirkan layanan pengeboran yang andal, aman, dan efisien. Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh tim di lapangan yang mampu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari target tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja,” ujarnya.

Menurut Komedi, pencapaian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kapabilitas Pertamina Drilling dalam mendukung operasi hulu migas.

“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja operasional dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pelanggan melalui inovasi, efisiensi, serta penerapan standar operasi terbaik,” katanya.

Keberhasilan pengeboran Sumur KRG-042 menambah deretan capaian positif Pertamina Drilling dalam mendukung pengembangan lapangan migas nasional. Tambahan produksi sebesar 777 BOPD diharapkan dapat memperkuat pasokan minyak domestik sekaligus mendukung target peningkatan produksi minyak nasional.#Jkt01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *